Cendekiana
Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas adalah tolok ukur standar nasional yang dikembangkan oleh Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) bersama Koperasi Pegawai Bappenas (Koperasi Bappenas) untuk mengukur kemampuan intelektual dan potensi akademik seseorang. Tes ini dirancang untuk memprediksi apakah seorang kandidat mampu menyelesaikan studi di tingkat pendidikan tinggi (S2/S3) atau menyelesaikan tugas-tops beresiko intelektual tinggi dalam karier.
Ujian TPA Bappenas berdurasi total 180 menit (3 jam) dan terdiri dari 250 soal pilihan ganda yang terbagi ke dalam 3 subtes utama:
| Subtes TPA | Jumlah Soal | Durasi | Menguji Kemampuan |
| Subtes Verbal | 90 Soal | 60 Menit | Pemahaman bahasa, analogi kata, sinonim, antonim, dan pemahaman wacana/bacaan. |
| Subtes Kuantitatif | 80 Soal | 60 Menit | Berhitung cepat, aljabar dasar, deret angka, aritmatika sosial, dan geometri. |
| Subtes Penalaran | 80 Soal | 60 Menit | Logika formal (silogisme), penalaran analitis, dan penalaran spasial (gambar/pola). |
Skor TPA Bappenas dihitung menggunakan skala standar yang berkisar antara 200 hingga 800:
Tidak Ada Merekam Poin Minus: Jawaban salah atau kosong bernilai 0. Setiap jawaban benar memberikan bobot positif.
Skor Aman S2 / S3: Rata-rata universitas negeri (UI, UGM, ITB, dll.) menetapkan ambang batas lulus minimal 500 - 550 untuk program Magister (S2) dan 550 - 600 untuk program Doktor (S3).
Masa Berlaku: Sertifikat resmi TPA Bappenas berlaku selama 2 tahun sejak tanggal pelaksanaan tes.
Syarat Masuk Perguruan Tinggi: Syarat administrasi wajib pendaftaran pascasarjana (S2 & S3) di berbagai PTN dan PTS terkemuka di Indonesia.
Persyaratan Beasiswa: Menjadi salah satu syarat administrasi kelayakan penerima beasiswa (seperti LPDP, Beasiswa Unggulan, atau beasiswa internal instansi).
Seleksi & Promosi Jabatan: Digunakan oleh instansi pemerintah (CPNS/PNS), BUMN, dan perusahaan swasta untuk pemetaan potensi pegawai, seleksi promosi jabatan, atau rekruitmen.
Manajemen Waktu yang Ketat: Anda hanya memiliki rata-rata 43 detik per soal. Jangan tertahan pada satu soal sulit.
Prioritaskan Subtes Verbal & Penalaran: Kedua subtes ini relatif lebih cepat diselesaikan dibanding kuantitatif yang membutuhkan banyak hitungan.
Gunakan Eliminasi Jawaban: Karena tidak ada poin minus, jangan biarkan satu pun nomor kosong di lembar jawaban. Jika ragu, eliminasi opsi yang paling tidak masuk akal lalu pilih jawaban terbaik.
Sleman D.I. Yogyakarta
info@skolastika.id +62 856 0056 9007
Temukan Kami